Thursday, March 7, 2013

About Blog

Pengertian Blog


Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut

Sejarah Blog

Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh Pyra Labs sebelum akhirnya PyraLab diakusisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.
Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam,dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis, . Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.
Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.

Komunitas Blog

Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari [para blogger] berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat.
Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu.

Jenis-jenis Blog

  • Blog politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).
  • Blog pribadi: Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan jahat, dan perbincangan teman.
  • Blog bertopik: Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu.
  • Blog kesehatan: Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.
  • Blog sastra: Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).
  • Blog perjalanan: Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.
  • Blog riset: Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
  • Blog hukum: Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).
  • Blog media: Berfokus pada bahasan berbagai macam informasi
  • Blog agama: Membahas tentang agama
  • Blog pendidikan: Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.
  • Blog kebersamaan: Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.
  • Blog petunjuk (directory): Berisi ratusan link halaman website.
  • Blog bisnis: Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka
  • Blog pengejawantahan: Fokus tentang objek diluar manusia; seperti anjing
  • Blog pengganggu (spam): Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)
  • Blog Virus (Virus): Digunakan untuk merusak

Budaya Populer

Ngeblog (istilah bahasa Indonesia untuk blogging) harus dilakukan hampir setiap waktu untuk mengetahui eksistensi dari pemilik blog. Juga untuk mengetahui sejauh mana blog dirawat (mengganti template) atau menambah artikel. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di internet, dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali perangkat lunak, peralatan, dan aplikasi internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya. Selain merawat dan terus melakukan pembaharuan di blognya, para blogger yang tergolong baru pun masih sering melakukan blogwalking, yaitu aktivitas para blogger meninggalkan tautan di blog atau situs orang lain seraya memberikan komentar.
Beberapa blogger kini bahkan telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama melalui program periklanan (misalnya AdSense, posting berbayar, penjualan tautan, atau afiliasi). Sehingga kemudian muncullah istilah blogger profesional, atau problogger, yaitu orang yang menggantungkan hidupnya hanya dari aktivitas ngeblog, karena banyak saluran pendapatan dana, baik berupa dolar maupun rupiah, dari aktivitas ngeblog ini.

Resiko Kejahatan

Karena blog sering digunakan untuk menulis aktivitas sehari-hari yang terjadi pada penulisnya, ataupun merefleksikan pandangan-pandangan penulisnya tentang berbagai macam topik yang terjadi dan untuk berbagi informasi - blog menjadi sumber informasi bagi para hacker, pencuri identitas, mata-mata, dan lain sebagainya. Banyak berkas-berkas rahasia dan penulisan isu sensitif ditemukan dalam blog-blog. Hal ini berakibat dipecatnya seseorang dari pekerjaannya, diblokir aksesnya, didenda, dan bahkan ditangkap.

Macam-macam Masakan Negeri Sakura Jepang

1.Yakitori 「焼き鳥」
Skewered potongan daging ayam yang dipanggang di atas arang panas.



2.Sukiyaki 「すき焼き」
Daging sapi iris tipis dan sayuran direbus dalam panci dangkal besi dalam campuran kedelai, gula saus dan mirin.


3.Ramen 「ラーメン」
Mie dalam kaldu hiasi dengan potongan kecil daging dan sayuran.


4.Okonomiyaki 「お好み焼き」
Sebuah serabi gurih yang mengandung berbagai bahan. Okonomi, yang berarti "apa yang Anda suka", dan yaki berarti "panggang". Okonomiyaki favorit saya adalah di Kiji (di ruang bawah tanah dari Umeda Sky Building) di Osaka.


5.Sushi 「寿司」
Cuka beras dimasak umumnya atasnya dengan ikan mentah, atau dimasukkan ke rollsa.


6.Kushikatsu 「串カツ」
Sebuah potongan daging goreng daging atau sayuran skewered pada tusuk sate bambu dan dimakan dengan saus tonkatsu pencelupan. Aku punya beberapa kushikatsu baik di toko disebut Daruma terletak di dasar Tsūtenkaku di Osaka.


7.Yakiniku 「焼肉」
Daging sapi iris tipis dan sayuran dipanggang di atas kompor arang atau gas dan dimakan dengan tara (manis, kecap asin kental) saus.


8.Yakisoba 「焼きそば」
Mie ramen gaya goreng dengan potongan-potongan daging babi dan sayuran dan dibumbui dengan saus yakisoba.


9.Tempura 「天ぷら」
Strip tipis sayuran dan seafood ringan dicelupkan ke dalam adonan kemudian goreng sebentar dalam minyak panas dan dimakan dengan saus tentsuyu mencelupkan atau ditaburi dengan garam laut.


10.Nikuman 「肉まん」
Sebuah bun dikukus babi.


11.Edamame 「枝豆」
Edamame adalah kedelai direbus sayuran hijau di polong


12.Tonkatsu 「豚カツ」
Sebuah potongan daging, babi dilapisi tepung roti goreng iris menjadi strip tipis dan disertai dengan bumbu saus manis.


13.Shabu-shabu 「しゃぶしゃぶ」
Shabu-shabu, yang berarti "desir desir", disusun oleh merendam daging sapi diiris tipis dan sayuran dalam panci air mendidih dan desah itu bolak-balik sampai matang. Daging dimasak dan sayuran biasanya dicelupkan ke dalam berbagai saus sebelum makan, dan disajikan dengan semangkuk nasi putih.


14.Karaage 「唐揚げ」
Jepang goreng ayam.



15.Teppanyaki 「鉄板焼き」
Belum tentu makanan tetapi lebih dari gaya masakan Jepang di mana koki memasak makanan di atas hot plate di depan para tamu di restoran. Teppan berarti "plat besi" dan yaki berarti "panggang". Kebanyakan pengunjung menikmati keduanya menyaksikan manuver terampil koki-koki menyiapkan makanan serta masakan itu sendiri.



16.Gyūdon 「牛丼」
Gyūdon biasanya diterjemahkan sebagai mangkuk daging sapi. Gyu berarti "sapi" atau "daging sapi", dan tak adalah singkatan donburi, yang berarti "mangkuk". Ini adalah hidangan Jepang terdiri dari semangkuk nasi atasnya dengan daging sapi dan bawang direbus dalam saus agak manis dibumbui dengan dashi, kecap dan mirin.


17.Soba 「そば」
Mie tipis terbuat dari tepung gandum hitam dan disajikan baik dingin dengan saus, atau dalam kaldu panas sebagai mie sup.



18.Curry Rice 「カレーライス」
Kari gaya Jepang beras Jepang adaptasi gaya Barat kari, yang menarik pengaruhnya dari rebusan dicampur dengan bubuk kari. 


19.Oden 「おでん」
Ikan kue, tahu goreng dan sayuran direbus dalam panci panas dan dan tersedia di sebagian besar toko-toko Jepang.


20.Udon 「うどん」
Tebal tepung terigu mie dalam kaldu sedikit rasa.

Matematika : Penyebaran/Dispersi Data



     Pengertian

         Penyebaran atau dispersi adalah pergerakan dari nilai observasi
         terhadap nilai rata-ratanya. Rata-rata dari serangkaian nilai observasi
         tidak dapat diinterpretasikan secara terpisah dari hasil dispersi nilai-nilai tersebut
         sekitar rata-ratanya.
         Makin besar variasi nilai, makin kurang representatif rata-rata distribusinya.


Jenisnya :

1)      Dispersi mutlak

                - Jangkauan (Range)

                - Simpangan Rata-rata (Mean Deviation)

                - Variansi (Variance)

                - Standar Deviasi (Standart Deviation)

                - Simpangan Kuartil (Quartile Deviation)

2)      Dispersi relatif

                Koefisien Variasi (Coeficient of Variation)



        Beberapa jenis pengukuran Dispersi mutlak sebagai berikut:

         1. Jangkauan (Range)
         Selisih antara batas atas dari kelas tertinggi dengan batas bawah dari kelas
         terendah.
         J = Xmax-Xmin

        2. Simpangan Rata-Rata (Mean Deviation)
        Jumlah nilai mutlak dari selisih semua nilai dengan nilai rata-rata dibagi
        banyaknya data.



        3. Varians (Variance)

        Rata-rata hitung deviasi kuadrat setiap data terhadap rata-rata hitungnya.

       4. Standar Deviasi
         Akar kuadrat dari varians dan menunjukkan standar penyimpangan data
         terhadap nilai rata-ratanya.



      5. Jangkauan kuartil dan jangkauan persentil 10-90

        Jangkauan kuartil disebut juga simpangan kuartil atau semi antar
        kuartil atau deviasi kuartil sedangkan jangkauan persentil 10-90 disebut
        juga rentang persentil 10-90.
          JK : 1/2 (K3 - K1)
          JP : P90 - P10



Beberapa jenis pengukuran Dispersi relatif sebagai berikut:

       6. Koefisien Variasi
       Koefisien Variasi, disebut dispersi relatif, dapat digunakan untuk
       membandingkan nilai – nilai besar dengan nilai – nilai kecil. Sedangkan lima
       bentuk dispersi sebelumnya tidak bisa.

        7. Angka Baku

        A. Kegunaan Ukuran Penyebaran Data

       Dispersi Data adalah data yang menggambarkan bagaimana suatu kelompok
      data menyebar terhadap pusatnya data atau ukuran penyebaran suatu kelompok
      data terhadap pusatnya data.
      Dispersi data sangat penting untuk membandingkan penyebaran dua distribusi
      data atau lebih. Pusat data seperti rata-rata hitung, median dan modus hanya
      memberi informasi yang sangat terbatas sehingga tanpa disandingkan dengan
      dispersi data menjadi kurang bermanfaat dalam menganalisa data.


        Kegunaan ukuran penyebaran antara lain sebagai berikut :

         a. Ukuran penyebaran dapat digunakan untuk menentukan apakah nilai rataratanya
         benar-benar representatif atau tidak. Apabila suatu kelompok data
         mempunyai penyebaran yang tidak sama terhadap nilai rata-ratanya, maka
         dikatakan bahwa nilai rata-rata tersebut tidak representatif.
          b. Ukuran penyebaran dapat digunakan untuk mengadakan perbandingan
          terhadap variabilitas data.
          c. Ukuran penyebaran dapat membantu penggunaan ukuran statistika, 
          misalnya dalam pengujian hipotesis, apakah dua sampel berasal dari 
          populasi yang sama/tidak.

        B. Kemiringan dan Keruncingan Data

       Kemiringan Distribusi Data
       Kemiringan adalah derajat atau ukuran dari ketidaksimetrisan suatu distribusi
       data. Pengukuran kemiringan suatu distribusi data dapat diketahui dengan beberapa
       cara, antara lain:
       Memperhatikan hubungan antara rata-rata hitung, median dan modus.
       Menggunakan koefisien Pearson.
       Menggunakan Momen ketiga.
       Menggunakan kotak diagram garis.



        Secara umum untuk menentukan kemiringan distribusi, 
        nilai x dapat menentukan condong kemiringan distribusi tersebut, dengan asumsi :
Jika alfa =0 , maka Simetri
Jika alfa <0 , maka miring kiri
Jika alfa >0 , maka Miring Kanan

Beberapa cara untuk menghitung derajat kemiringan data yaitu sebagai berikut : 

Cara Pertama,
Rumus Pearson
alfa = x rerata - mod / S
atau
alfa = 3 ( x rerata - Med ) / S


  Cara Kedua, 
  Rumus Momen  

Untuk data tidak berkelompok ,

alfa3 = zigma (x - x rerata ) kubik / ns kubik


Untuk data berkelompok ,

alfa3 = zigma f (x - x rerata ) kubik / ns kubik




Cara Ketiga, 
Rumus Bowley

alfa = Q3 + Q2 - Q1 / Q3 - Q1
         Keruncingan Distribusi Data adalah derajat atau ukuran tinggi rendahnya puncak
        suatu distribusi data terhadap distribusi normalnya data. 
         Keruncingan data disebut kurtosis.

Ada tiga jenis derajat keruncingan :


=Leptokurtis, distribusi data yang puncaknya relatif tinggi.
=Mesokurtis, distribusi data yang puncaknya normal, tidak terlalu runcing.
=Platikurtis, distribusi data yang puncaknya terlalu rendah atau terlalu mendatar.

Maka, syarat keruncingan terbagi atas tiga yaitu :
Jika alfa 4 = 3, Mesokurtis
Jika alfa 4 > 3, Leptokurtis
Jika alfa 4 < 3 ,Platikurtis

k=JK/JP

Dimana , k = koefisien kurtosis persentil

Dengan syarat,
Jika k = 0,263 , maka disebut mesokurtis.
Jika k > 0,263 , maka disebut leptokurtis.
Jika k < 0,263 , maka disebut platikurtis. 

Bahasa Inggris : Gerund dan Penggunaanya

Pengertian Gerund


Gerund adalah verb1+ing yang difungsikan sebagai noun (kata benda). 

Misalnyakilling,receiving, answering, playing, studying, dst. 
Dalam kalimat, gerund dapat digunakan sebagai subject, object, dan modifier.


1.      Gerunds as Subjects
Penggunaan gerund sebagai subject kalimat sudah dibahas pada sentence 
components tentang subject kalimat. Untuk merefresh memori anda, 
perhatikan contoh berikut:
·         Having a lot of money is better than having a little.
 (Punya banyak uang lebih baik dibanding punya sedikit uang).
·         Writing and speaking are two different aspects in a language.
 (Menulis dan berbicara adalah 2 aspek yang berbeda dalam sebuah bahasa).

2.      Gerunds as Objects
Jika verb mengikuti verb lainnya atau mengikuti prepositions, 
maka verb yang mengikuti ini berfungsi sebagai object kalimat.

a.       Setelah verbs
Seperti halnya pada infinitive, gerund juga dapat mengikuti verbs tertentu,
 seperti pada pola kalimat berikut:
Subject + verb + gerund

Berikut adalah verbs yang langsung diikuti oleh gerund.
admit (mengakui)
appreciate (menghargai)
avoid (menghindari)
can’t help
consider (mempertimbangkan)
complete (menyelesaikan)
delay (menunda)
deny (menyangkal)
enjoy (menikmati)
finish (menyelesaikan)
mind (keberatan)
miss (merindukan)
postpone (menunda)
practice (berlatih)
quit (berhenti)
recall (mengingat)
regret (menyesali)
report (melaporkan)
resent (menyesali)
resist (bersikeras)
resume (memulai lagi)
risk (mengambil resiko)
suggest (menyarankan)
begin (mulai)
can’t stand (tidak tahan)
continue (melanjutkan)
dislike (tidak suka)
dread (takut)
hate (benci)
like (suka)
love (cinta)
prefer (lebih suka)
start (mulai)
stop (berhenti)
remember (ingat)
forget (lupa)

















Note:

a)      Verbs pada baris pertama selalu diikuti oleh gerund 
(tidak pernah diikuti oleh infinitives). Can’t help di sini berarti 
not able to avoid a situation, or stop something from happening “.
b)      Verbs pada baris kedua selain diikuti oleh gerund 
juga dapat diikuti oleh infinitive dengan makna sama dengan 
bentuk gerund-nya. (Lihat contohnya pada infinitive).
c)      Verbs pada baris ketiga juga dapat diikuti oleh infinitive, 
tetapi maknanya berbeda dengan bentuk gerund-nya




Contoh:
1.      Has Ryan admitted killing eleven people yet? 
(Apakah Ryan telah mengakui membunuh 11 orang?).
2.      appreciated being given suggestions by her. 
(Saya menghargai diberi saran-saran oleh dia).
3.      Tony always avoids answering my questions. 
(Tony selalu menghindar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya).

Note: Gunakan gerund setelah verb forget 
jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.

b.      Setelah prepositions
Sebelum diikuti oleh gerunds, prepositions (kata depan)
 biasanya mengikuti verbs, adjectives, atau nouns.

Perhatikan pola berikut:
Subject
verb
adjective
noun
preposition
gerund

a)      Verbs + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah verbs + prepositions 
yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)



approve of (menyetujui)
be better off (lebih baik)
give up (berhenti)
put off (memadamkan)
think about (memikirkan)
think of (memikirkan)
worry about  (mencemaskan)
succeed in (berhasil)
count on (percaya pada)
depend on (tergantung pada)
insist on (bersikeras pada)
keep on (meneruskan)
rely on (tergantung pada)
object to (keberatan)
look forward to (mengharapkan)
confess to (mengakui)

Note:
Walaupun diikuti oleh preposition to, phrase pada baris kedua 
selalu diikuti oleh gerund. So, jangan dibingungkan dengan infinitive.

Contoh:
1.      He gave up smoking because of his doctor’s advice. 
(Dia berhenti merokok karena saran dokternya).
2.      Jenny insisted on buying that cellphone instead of this one. 
(Jenny bersikeras untuk membeli HP itu daripada HP ini).
3.      Have you ever thought of studying abroad? 
(Pernahkah kamu berfikir untuk belajar di luar negeri?)

b)      Adjectives + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah adjectives + prepositions 
yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)

accustomed to (terbiasa dengan)
intent on (bermaksud)
afraid of (takut pada)
interested in (tertarik dengan)
capable of (bisa/mampu)
successful in (sukses pada)
fond of (gemar pada)
tired of (lelah akan)








Contoh:
1.      Will you be capable of finishing your work by noon tomorrow?
 (Apakah kamu (akan) bisa menyelesaikan pekerjaanmu sebelum 
jam 12 siang besok?)
2.      Are you afraid of sleeping in the dark? 
(Apakah kamu takut tidur dalam keadaan gelap?).
3.      I am tired of studying all day long. Let’s go out to have fun. 
(Saya lelah (karena) belajar seharian. Ayo kita cari kesenangan di luar).

3.      Penggunaan (pronoun/noun) sebelum gerunds
Pada pola-pola di atas, sebelum gerund  juga dapat disisipi pronoun 
dalam bentuk possessive adjectives (i.e. my, your, his, her, its, their, our)
 atau oleh noun dalam bentuk possessive
 (i.e.noun+’s, misalnya:  John’s, Rini’s, Indonesia’s, ect).

Subject
verb
(pronoun/noun)  in possessive form
gerund
Subject
verb
adjective
noun
prepositions
-
-
prepositions

Note: Perhatikan perbedaan pronoun yang digunakan pada infinitive.

Contoh:
1.      We are looking forward to your coming next week. 
(Kami sangat menantikan kedatanganmu minggu depan).
2.      My father doesn’t approve of my brother’s marrying her. 
(Ayah saya tidak menyetujui kakak saya mengawini dia).
3.      They resented the teacher’s not announcing the exam sooner.
 (Mereka menyesalkan pak guru yang tidak mengumumkan ujian lebih awal).

4.      Negative form Gerunds
Bentuk negative gerunds dibuat dengan dengan menempatkan 
adverb NOT di depan gerund tersebut.

Contoh:
1.      She regretted not seeing her boyfriend last weekend.
(Dia menyesal tidak bertemu pacarnya akhir pekan lalu).
2.      Students are usually worried of not getting good grades. 
(Murid biasanya cemas tidak akan mendapatkan nilai bagus).